banner
banner

Link PM – QM

Kalibrasi sangat diperlukan untuk memastikan apakah hasil pengukuran dari sebuah equipment sudah menunjukkan nilai yang konsisten dan akurat dengan instrument lainnya

Pada kegiatan Kalibrasi di sistem SAP, dibutuhkan adanya integrasi antara PM dan QM. Proses kalibrasi sebuah alat ini direncanakan perbaikannya oleh team PM, yang selanjutnya proses pengerjaannya dilakukan oleh team QM.

Sehingga untuk melakukan inspeksi tes alat ukur, maka proses dalam sistem nya adalah sebagai berikut :

  • Equipment diperlakukan sebagai PRT
  • PM membuat order type khusus kalibrasi dengan di assigned QM inspection type nya
  • Dibuat measuring point nya, apa saja yang di ukut dan akan di catat hasil pengukurannya
  • Membuat master data di QM, namanya MIC (master inspection characteristics)
  • Memiliki task list yang di dalamnya ada link ke master data QM yaitu MIC & assigned inspection characteristics
  • Sehingga nanti ketika release WO, akan otomatis tergenerate inspection lot di modul QM
  • Lalu oleh team QM inspection lot tadi di proses menjadi usage decision di QM yaitu menandakan proses kalibrasi selesai dengan decision OK atau tidak hasilnya
  • Jika nanti hasilnya tidak OK, dan perlu dilakukan Perbaikan, maka ada link berupa tombol create notifikasi pada saat melakukan usage decision, sehingga muncul notif untuk perbaikan alat tersebut
  • Perbaikan alat selanjutnya dilakukan secara corrective

 

pic source : https://www.google.co.id/search?biw=1517&bih=653&tbm=isch&sa=1&ei=Azk3Ws3WFYn7vgTD4JLIAQ&q=CALIBRATION&oq=CALIBRATION&gs_l=psy-ab.3..0l10.3341.5124.0.5256.11.10.0.0.0.0.369.1132.0j5j0j1.6.0….0…1c.1.64.psy-ab..5.6.1129….0.iuOED7Ryp5g#imgrc=mhFJx03r1d1K4M:

 


Article Categories:
MODUL QM · ORDER · TRANSACTION

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *