Automatic BUCO (CLSD) pada Maintenance Order

Setelah Maintenance Order dilakukan TECO, maka proses selanjutnya yang dapat dilakukan adalah BUCO (Business Complete), yang akan mengubah status TECO menjadi CLSD (Closed).

BUCO dapat dilakukan secara terschedule dengan parameter yang ditentukan. Selain syarat maintenance order telah TECO, tentunya ada syarat lain yang perlu di perhatikan agar Auto BUCO dapat dilakukan dengan lancar. Salah satunya adalah settlement, karena pada BUCO, baik secara technical maupun finance, harus benar-benar sudah selesai, dan pada Maintenance Order yang memiliki status BUCO tidak dapat terposting lagi segala bentuk document. Artinya, benar-benar sudah close keseluruhan.

Secara standard (background job), kita bisa menggunakan CO99 untuk melakukan Auto BUCO.

Residence Time dapat kita atur sesuai filter Maintenance Order H+ berapa sajakah yang akan dilakukan BUCO.

Sebagai contoh, ada 3 MO dengan TECO tercepat telah dilakukan di tanggal 9 Desember. Sehingga jumlah hari (H+ setelah TECO tercepat) sampai dengan hari ini (14 Mei 2019) adalah 156 hari, yaitu untuk order 2200000138. Kemudian di lanjutkan dengan order 2200000186 dan 2200000040.

Jika kita melakukan filter Residence Time di 155 hari, maka MO yang sudah siap untuk dilakukan Auto BUCO hanya ada 1, yaitu 2200000138. Kemudian untuk 2200000186, dikarenakan per hari ini masih 152 hari, maka order ini baru akan ter eksekusi BUCO nya di 3 hari kedepan, yaitu 17 Mei, agar residence time mencapai 155 hari.

Sebagai contoh disini, saya ingin seluruh order yang sudah TECO dalam 10 hari akan Auto BUCO. Sehingga Residence Time harus di isi sebanyak 10 Hari. Sebelum melakukan eksekusi background job, kita bisa melakukan test run terlebih dahulu untuk memastikan validity data nya.

Untuk memastikan, saya filter IW38, total MO yang sudah TECO (ada 12 MO)

Ketika dilakukan eksekusi test run pada CO99, maka akan didapatkan informasi hasil dari test tersebut.

Terdapat 12 MO dengan 10 MO berhasil dilakukan BUCO dan 2 lainnya gagal / error, dengan detailed report nya masing-masing.

Sebagai contoh untuk order 2200000208, gagal dilakukan BUCO dengan error “Balance of ORD 2200000208 is not zero”. Bisa dipastikan ini disebabkan karena MO belum dilakukan settlement sehingga total actual cost masih muncul dan belum nom / zero.

Kemudian untuk error “Unprocessed future change recs for order 2200000274 prevent del. flag/completion”, bisa dipastikan belum dilakukan transaksi CO1P.

Kemudian 10 MO lainnya yang berhasil, akan muncul informasinya

Selesai melakukan testing, kita bisa melakukan eksekusi background job secara langsung. Kemudian kita bisa menentukan, pada jam berapakah Auto BUCO ini setiap harinya akan dilakukan running. Sebagai contoh saya ingin setiap jam 11 malam akan dilakukan running Auto BUCO. Sehingga, setiap jam 11 malam, sistem akan melakukan running seluruh MO yang sudah siap untuk dilakukan BUCO. Sebelum dilakukan confirm, kita bisa tick Check untuk memastikan data yang kita masukkan tidak ada yang error.

Selanjutnya akan muncul background Print Parameter, klik OK.

Maka akan muncul informasi bahwa Background Job telah berhasil Released.

Untuk memastikan background job ini berhasil di buat, maka check pada SM37 sesuai dengan filter user name yang sesuai.

Kemudian jika sudah jatuh tempo, (dalam contoh ini adalah setelah jam 11 malam) maka perubahan yang akan terjadi adalah TECO berubah menjadi CLSD

Semoga Bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s