Konsep Perhitungan Plan dan Actual Cost Refurbishment Order

Refurbishment memiliki transaksi yang berbeda dari jenis Maintenance Order yang biasa kita gunakan.

Diawali dengan sebelum Order dilakukan release, pada tab cost, Plan Cost didapatkan dari biaya dari material dengan valuation type Damage
(minimal 1 rupiah, atau bisa saja nilainya nol namun akan berdampak muncul warning di Ordernya) dan biaya lain terkait kegiatan refurbishment. Apakah Labor cost nya, maupun Service Cost nya.

Kemudian, setelah dilakukan Release, maka pihak warehouse dapat melakukan GI-Damage terkait material yang akan dilakukan refurbishment. Maka akan terjadi posting pada actual cost untuk harga material damage nya saja.

Jika dalam kegiatan refurbishment ini dilakukan oleh vendor, maka lakukan prosesnya hingga SES / BAST agar dapat muncul actual cost nya.

Setelah proses perbaikan selesai, maka dapat dilakukan GR-Repaired oleh
pihak warehouse terkait material yang sudah selesai dilakukan refurbishment. Secara Grouping Cost, akan muncul group folder baru yaitu Goods Receipt, dimana ini adalah dampak dari transaksi GR-Repaired. Material yang tadinya Damage, sudah dikembalikan sebagai Material Repaired

Maka dari detailed cost yang didapat, bisa disimpulkan bahwa :

Total nilai yang akan di settle adalah selisih dari cost maintenance dikurangi dengan harga material repaired, yaitu (minus) – 6.886.209 (2.762.500 – 9.648.709), sehingga nilai settlement nya negatif.

Jika kita check Stocknya, yang tadinya ada 3 Damage dan 10 Repaired, saat ini telah berubah menjadi 2 Damage dan 11 Repaired. Saat GR-Repaired, jumlah stock akan terupdate namun MAP nya material repaired belum terupdate.

Sehingga selanjutnya harus dilakukan settlement dengan segera. Karena setelah dilakukan settlement (actual cost menjadi nol), maka akan terposting biaya sebagai berikut :

Sesuai dengan perhitungan sebelumnya Total nilai yang di settle adalah selisih dari cost maintenance dikurangi dengan harga material repaired, yaitu –6.886.209 (2.762.500 – 9.648.709)

Kemudian jika kita lihat perubahan harga MAP ZREPAIRED nya (efek dari settlement) sebagai berikut :

Darimana perhitungan MAP 9.648.709 berubah menjadi 9.022.690?

Berawal dari stock yang ada 10 dengan harga MAP nya 9.648.709, maka inventory value nya adalah 96.487.090

Kemudian di tambahkan 1 stok tambahan dengan harga maintenance cost nya sebesar 2.762.500

Maka diperoleh MAP baru (96.487.090 + 2.762.500) / 11 = 99.249.590 / 11 = 9.022.690

Semoga bermanfaat 🙂

4 comments

  1. WO refurbishment ini apakah bisa dibuat dengan notifcation IW21 atau hanya melalui IW81, bagaimana dengan kebutuhan notification di WO refurbishment ini, apakah musti ad BF yang di aktifkan

    1. Untuk pelaporannya, bisa saja di buat notifikasi yang ditujukan kepada planner untuk kegiatan refurbish. Karena notifikasi sifatnya hanya untuk mempermudah pelaporan dari temuan kerusakan dari pihak lain yang di tujukan ke planner nya. Namun untuk mengeksekusi notifikasi menjadi refurbishmen, tidak sama dengan corrective order. Kita buat dulu ordernya di iw81, lalu nanti di tab object, di assign nomor notifikasi yang sudah di buat. Refurbishment order bisa di setting otomatis tercreate notif, ataupun tanpa notif, ada settingnya di SPRO..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s