Master Data SAP PS

Berikut ini adalah master data yang ada dalam modul Project System :

PROJECT STRUCTURE

Tahapan awal dalam memulai aktifitas project adalah menyusun project structure yang terdiri dari susunan work breakdown structure beserta aktivitas-aktivitas di dalamnya. Struktur proyek yang dibuat disesuaikan dengan jenis proyek (project profile) dan dapat dibuat dengan menggunakan project template yang sesuai.

Project Profile

Setiap project profile harus ditentukan coding mask-nya untuk menentukan hirarkhi level dari suatu project. Pemilihan project profile dilakukan setiap pembuatan master data project definition dan wbs element. Project profile adalah profile yang berisi nilai default dan parameter-parameter yang dapat mengontrol fungsi dan proses dalam project system. seperti:

  • Standard network profile
  • Network profile
  • Settlement profile
  • Plan profile for cost planning in the WBS
  • Budget profile for budget management
  • Information system profiles

Sebagai contoh, kita bisa membedakan Project Profile untuk :

  • Proyek Land Clearing
  • Proyek Asset Procurement
  • Proyek Research and Development (R&D)
  • Proyek Maintenance
  • Proyek Constructiom

PROJECT DEFINITION

Project definition adalah kerangka awal dari project structure yang sudah di tentukan tujuan dan aktifitasnya. Dalam satu project definition terdapat WBS yang terdiri dari beberapa master data untuk WBS element. Satu proyek dapat dibuatkan menjadi satu project definition. Parameter penyusun dari project definiton seperti :

  • Basic Data, yaitu tanggal mulai dan tanggal selesai suatu proyek, Company code, Controlling area, Plant, Project Currency
  • Control Data, yaitu parameter yang telah di default di Project Profile
  • Administration Data, yaitu user yang membuat project, termasuk segala perubahan terkait project

WORK BREAKDOWN STRUCTURE ELEMENT (WBS ELEMENT)

WBS element adalah elemen dari WBS (di bawah Project Definition) yang menggambarkan perencanaan lebih lanjut dalam suatu proyek, terutama dalam perencanaan dan monitoring biaya, anggaran/budgeting, dan waktu pelaksanaan proyek. Pengkodean master data WBS element mengikuti coding mask pada sub project definition. Pembuatan proyek baru dapat selalu merujuk ke template untuk menjamin standarisasi di seluruh proyek.

Account assignment element menentukan WBS objek penerima biaya dan memiliki anggaran (Budget) di mana biaya aktual dan biaya yang direncanakan dapat disimpan. WBS Element terendah dalam struktur dapat ditentukan sebagai account assignment element. Kemudian WBS level diatasnya dapat ditentukan sebagai group aktivitas yang hanya berfungsi sebagai laporan. Di dalam SAP terdapat 3 jenis budget update : Transfer Budget, Supplement Budget & Return Budget.

Sama hal nya dengan Maintenance Order pada PM Module, setiap WBS Element yang diindikasikan sebagai account assignment element akan memiliki settlement rule. Settlement merupakan proses di SAP untuk memindahkan biaya yang telah terjadi di dalam sebuah project ke obyek biaya lainnya seperti GL Akun, Asset Under Construction, Fixed Asset atau Cost Center.


NETWORK & ACTIVITY

Network merupakan objek yang merepresentasikan alur suatu project, dimana di dalamnya terdapat informasi terkait aktifitas detail suatu project. Network dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan planning, analyzing, schedule monitoring, date dan resources (tenaga kerja, tools dan dokumen, dll). Sama halnya dengan maintenance order, network adalah suatu jenis order yang mempunyai struktur yang sama tingkatannya dengan order di modul lain. Network dapat digunakan untuk berbagai macam integrasi yang berkaitan dengan logistik dan controlling, karena :

  • Purchase Requisition dan Reservation number dapat ter-generate secara otomatis. (MM Module)
  • Automatic posting terjadi pada saat transaksi goods movement (goods issue dan goods receipt) dijalankan. (FI Module)
  • Alokasi biaya (actual cost) yang terjadi pada network bisa di settle ke WBS element sebelum masuk ke receiver AuC atau Profitability Segment (PSG). (CO Module)

Network Header

Network Header merupakan kerangka dalam penyusunan rincian aktifitas di dalam suatu project yang memiliki informasi :

  • Network Profile
  • Scheduling Data
  • Assignment Data
  • Control Data

Network Activity

Network Activity merupakan kumpulan aktifitas yang akan dikerjakan di dalam suatu project yang memiliki informasi internal dan external activity. Network Activity dapat di assign dengan menggunakan fungsi relationship.

Network juga bisa di assign dengan WBS element, baik di level header maupun level activity pada suatu network. Satu network dan activity hanya bisa dihubungkan ke satu WBS, namun kebalikannya suatu WBS bisa terdiri dari beberapa network dan activity. Kondisi ini dapat dilakukan dengan syarat operative indicator di dalam suatu WBS element di-set sebagai account assignment element. Berikut merupakan gambaran struktur dari network dan activities:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s