Counter Based Maintenance

Dalam Counter based maintenance, kegiatan maintenance dilakukan ketika counter mencapai batas yang telah ditentukan, misalnya 10.000 km, selanjutnya 20.000 km, dst untuk kendaraan.

 


Process Flow

  • Menentukan measuring point category pada SPRO
  • Membuat Characteristics counter yang akan di ukur
  • Membuat equipment nya, misalkan Pompa
  • Membuat Code Groups (optional), untuk secara qualitative mengevaluasi measurement & counter readings
  • Membuat alat ukurnya pada measuring point IK01, misalkan jumlah liter (Jika alat ukur nya belum ada, bisa di tambahkan dulu pada CUNI)
  • Menentukan call date dari maintenance order yang direncanakan, dimana call date biasanya di jadwalkan sebelum jatuh tempo perbaikan agar ada waktu yang cukup untuk melakukan persiapan.
  • Menentukan task list yang akan digunakan untuk perbaikan jika sudah jatuh tempo nya
  • Memasukkan data measurement document. Data yang di masukkan bisa berupa counter reading nya atau selisih dari counter reading. Sistem akan mengakumulasi seluruh data yang dimasukkan, hingga akhirnya mencapai batas yang ditentukan. Setiap memasukkan measurement document yang baru, system akan menghitung ulang planned date dari maintenance order selanjutnya.
  • Otomatisasi Maintenance order akan ter create jika sudah mencapai batas yang ditentukan, dengan list operations yang bisa di assign dari task list yang telah di buat sebelumnya.
  • Teknisi melakukan maintenance, sesuai maintenance order yang telah direncanakan.

 

source : SAP Library

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s