Maintenance Boundary

Terdapat batasan maintenance dalam penggunaan equipment maupun functional location sebagai technical object perbaikan yang harus di pahami sebagai dasar rencana perbaikan suatu technical object. Apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam kegiatan maintenance ? Tentunya ada boundary yang mengatur boleh tidaknya suatu maintenance activity dilakukan.

DO 

  • Maintenance dilakukan dalam SATU PLANT YANG SAMA DALAM SATU COMPANY CODE (the most normal scenario). Misalkan, sebuah Mesin dimiliki oleh PLANT A, dan perbaikannya juga dilakukan oleh PLANT A
  • Maintenance dilakukan dalam DUA PLANT YANG BERBEDA DALAM SATU COMPANY CODE YANG SAMA. Misalkan, sebuah Mesin dimiliki oleh PLANT A COMPANY CODE XXXX, namun perbaikannya dilakukan di PLANT B COMPANY CODE XXXX.
  • Maintenance dilakukan dalam DUA PLANT YANG BERBEDA DENGAN DUA COMPANY CODE YANG BERBEDA NAMUN SATU CONTROLLING AREA. Misalkan, sebuah Mesin dimiliki oleh PLANT A COMPANY CODE XXXX, namun perbaikannya dilakukan di PLANT B COMPANY CODE YYYY DI CONTROLLING AREA 1234.

DON’T

  • Maintenance dilakukan dalam DUA PLANT YANG BERBEDA DENGAN DUA COMPANY CODE & CONTROLLING AREA YANG BERBEDA. Misalkan, sebuah Mesin dimiliki oleh PLANT A COMPANY CODE XXXX CONTROLING AREA 1234, namun perbaikannya dilakukan di PLANT B COMPANY CODE YYYY CONTROLING AREA 5678.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s