Master Data SAP MM

Master Data dari Modul MM adalah sbb :

1. MATERIAL MASTER

Material master adalah kumpulan informasi dari semua material yang dibeli, dibuat, dijual, maupun disimpan oleh perusahaan. Material master berisi berbagai informasi mengenai suatu material yang antara lain berhubungan dengan proses perencanaan (planning), pembelian/pengadaan (purchasing), penyimpanan (storage), produksi (production), penjualan (sales), dan juga nilai stok dari material tersebut (valuation). Data-data tersebut dikelompokkan menjadi beberapa bagian yang dikenal dengan istilah ‘view’ dalam sistem SAP. Beberapa view yang sering digunakan antara lain: Basic Data, Purchasing, Sales, Production, Storage, Accounting, dan Costing.

Material master juga merupakan pusat data yang digunakan oleh hampir semua komponen yang ada dibagian Logistik sistem SAP (modul: MM, SD, PM, PP), sehingga akurasi data pada saat pembuatannya merupakan syarat mutlak agar semua proses yang dijalankan dalam sistem SAP dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan. Material Master adalah data yang melekat pada suatu material agar material tersebut dapat digunakan untuk melakukan transaksi sesuai dengan jenis, type, dan fungsinya. Data pada material master harus dibuat secara lengkap, benar, dan tertib sesuai dengan kebutuhan transaksi. Pembuatan material master disentralkan di suatu unit tertentu untuk menjamin konsistensi pencatatan data dan menghindari duplikasi (satu barang mempunyai beberapa nomor material).

Tujuan pembuatan material master adalah agar data transaksi atas suatu material dapat memenuhi kebutuhan semua pihak. Kebenaran dan kelengkapan data yang dimasukkan dalam material master akan menjamin kebenaran data transaksi/kalkulasi serta kecepatan proses atas suatu transaksi.

Pada material perlu di-assign pada satu industry sector yang spesifik. Industry sector menentukan screen yang muncul serta urutannya, dan juga field-field yang muncul dalam material master record.

1.1 MATERIAL TYPE – OMS2

Material type adalah pengelompokan material yang memiliki karakteristik dasar yang identik, sehingga material type menentukan atribut yang dimiliki suatu material dan memiliki fungsi kontrol yang penting. Sebagai contoh menentukan view dan field yang muncul dalam material master record.

Fungsi pengelompokan berdasarkan material type adalah sebagai berikut:
– Penomoran kode material.
– Kontrol untuk menentukan setting urutan view yang digunakan.
– Posting ke GL Account.
– Field Selection (Pengaturan field tertentu apakah harus diisi, dapat diisi atau tidak diisi dan tidak diperlukan).

1.2 MATERIAL GROUP – OMSF

Material group adalah pengelompokan material yang mempunyai kesamaan karakteristik atau mempunyai kesamaan kegunaan/fungsi. Material group dapat digunakan untuk membatasi atau parameter dan untuk mencari material master record secara sistematis melalui match code.

1.3 UNIT OF MEASUREMENT

Unit measurement adalah satuan unit pengukuran yang dipergunakan untuk suatu barang pada saat operation transaction dilakukan. UoM suatu barang dimasukkan ke dalam data material master barang tersebut. Ada dua jenis unit of measurement :

  • Base Unit of Measurement, yaitu satuan pengukuran yang digunakan dalam hal stock suatu material dikelola. Sistem akan mengkonversi semua jumlah yang dimasukkan dalam satuan lain ke base UoM. Base of Unit of Measurement ini merupakan satuan dasar pada material tersebut. Pada dasarnya setiap material dalam SAP hanya mempunyai 1 base unit of measure yang menjadi pedoman untuk konversi jika digunakan satuan lain diluar base unit of measure. Saat transaksi, base unit of measure akan menjadi default jika tidak dilakukan entry apapun pada field satuan lainnya.
  • Alternative Unit of Measurement, yaitu satuan pengukuran yang mungkin digunakan oleh masing-masing departemen, seperti departemen Pembelian mungkin menggunakan satuan pengukuran yang berbeda dengan departemen Sales. Alternative Unit of Measurement ini merupakan satuan alternatif yang mungkin dapat dikonversikan dari dan ke satuan unit dasar / base unit of measure. Konversi ini akan berguna pada unit unit lain yang di-maintain pada material master seperti Order unit, Issue Unit, Sales Unit, Production Unit.

Beberapa jenis unit adalah :

  • Unit of Issue : Satuan unit yang digunakan saat transaksi goods issue material dari storage location tertentu. Jika bagian ini tidak di-maintain maka unit yang digunakan saat goods issue adalah default base unit of measure.
  • Order Unit : Satuan unit yang digunakan pada proses pemesanan / pembelian Material ke supllier.
  • Sales Unit : Satuan unit yang digunakan pada proses penjualan material.

 

1.4 MATERIAL VALUATION

Material valuation adalah metode yang digunakan untuk mengkalkulasi nilai material yang digunakan dalam eksternal atau internal balance sheets, khususnya untuk menilai persediaan barang. SAP melakukan penilaian secara real time untuk setiap proses pergerakan material maupun kondisi yang dapat menyebabkan nilai material berubah. Penilaian yang dimaksud adalah value atau nilai tercatat di accounting untuk setiap transaksi yang terjadi terhadap material. Dalam SAP metode penilaian menganut dua metode yaitu metode standard price (S) dan metode Moving average price (V). Price control yang digunakan akan dihubungkan dengan material type.

Karakteristik Standard Price :

  • Setiap pergerakan material akan dinilai dengan harga yang telah distandarkan (harga tetap) dalam satu periode tertentu.
  • Perbedaan nilai (variance) yang timbul akan di-post ke Price Different Account.
  • Nilai aktual tersedia untuk analisa cost controlling accounting . Semua material dinilai sebagai standar sehingga perbedaan nilai dapat dilacak dan dapat dianalisis.
  • Perubahan harga (jika diperlukan) dapat dilakukan periodik. Proses perubahan harga secara langsung akan mempengaruhi penilaian ulang seluruh persediaan (revaluasi).

Karakteristik Moving average price  :

  • Harga material adalah nilai rata-rata yang dihitung dari total nilai inventory dan jumlah total stok dari material tersebut. Setiap pergerakan material akan dinilai dengan harga rata-rata tersebut
  • Tidak ada variansi nilai yang timbul, karena selisih telah dikalkukasikan untuk langsung dirata ratakan.
  • Tidak dapat dijadikan suatu benchmark untuk penilaian performansi dalam jangka waktu yang panjang karena harga bisa selalu bergerak.
  • Harga secara real time berubah seiring pola nilai rata rata yang bergerak dari waktu ke waktu. Jika diperlukan perubahan harga dapat dilakukan secara manual sehingga mengubah seluruh nilai persediaan.

 

1.5 VALUATION CLASS – OMSK

Beberapa material yang mempunyai kesamaan akun dikelompokkan ke dalam satu valuation class sehingga tidak perlu me-maintain stock account untuk setiap material. Setiap material akan di-assign ke suatu valuation class dalam material master record. Sistem akan mengacu pada valuation class untuk menentukan stock account yang akan di-posting pada saat terjadi transaksi terhadap material tersebut.


2. SERVICE MASTER

Service master adalah kumpulan informasi aktivitas jasa yang dilakukan dalam suatu perusahaan, sebagai tempat penyimpanan utama untuk data khusus mengenai jasa dimana service master diakses oleh seluruh komponen di SAP sistem yang berhubungan dengan jasa.
Service master adalah data yang melekat pada suatu jasa agar jasa tersebut dapat digunakan untuk melakukan transaksi sesuai dengan jenis, type, dan fungsinya. Data pada service master harus dibuat secara lengkap, benar, dan tertib sesuai dengan kebutuhan transaksi. Pembuatan service master disentralkan di suatu unit tertentu untuk menjamin konsistensi pencatatan data dan menghindari duplikasi (satu barang mempunyai beberapa nomor material).
Tujuan pembuatan service master adalah agar data transaksi atas suatu material dapat memenuhi kebutuhan semua pihak. Kebenaran dan kelengkapan data yang dimasukkan dalam service master akan menjamin kebenaran data transaksi/kalkulasi serta kecepatan proses atas suatu transaksi.

2.1 SERVICE CATEGORY

Service category adalah suatu pengelompokan service atau jasa yang memiliki karakteristik dasar yang sama, sehingga service category menentukan atribut yang dimiliki suatu jasa dan memiliki fungsi kontrol yang penting. Sebagai contoh ia menentukan view dan field yang muncul dalam service master record.
Dalam service number range didefinisikan tipe assignment dan interval (range) nomor service master untuk setiap service category, Ada dua cara dalam melakukan hal ini, yaitu:

  • Internal Number Assignment, yaitu nomor yang digenerate oleh sistem SAP R/3 secara berurutan dan otomatis dalam interval yang ditetapkan.
  • External Number Assignment, yaitu nomor yang dibuat sendiri oleh user dalam suatu interval tertentu.

 

2.2 SERVICE GROUP

Service group adalah pengelompokan service yang mempunyai kesamaan karakteristik atau mempunyai kesamaan kegunaan/fungsi. Service group dapat digunakan untuk membatasi atau parameter dan untuk mencari service master record secara sistematis melalui match code. Beberapa service atau jasa yang mempunyai kesamaan dikelompokkan ke dalam satu valuation class. Setiap service group akan di-assign ke suatu valuation class dalam konfigurasi sehingga sistem akan mengacu pada valuation class untuk menentukan akun yang akan di-posting pada saat terjadi transaksi terhadap service tersebut dan tentunya akan mengurangi kesalahan pemilihan akun pada saat input di transaksi dikarenakan sudah dibuat otomatis pada saat penentuan service group berdasarkan jasa yang dilakukan.


3. VENDOR MASTER

Vendor master adalah kumpulan informasi dari data mitra kerja yang terpilih dan dimaintain di dalam system, yang digunakan untuk transaksi baik dalam pengadaan barang maupun untuk pembayaran sesuai dengan jenis, type, dan fungsinya. Vendor master dapat diakses oleh seluruh komponen di SAP system yang berhubungan dengan mitra kerja. Data pada vendor master harus dibuat secara lengkap, benar, dan tertib sesuai dengan kebutuhan transaksi. Pembuatan vendor master disentralkan di suatu unit tertentu untuk menjamin konsistensi pencatatan data dan menghindari duplikasi (satu vendor mempunyai beberapa nomor vendor) maka biasanya untuk pengumpulan data vendor bisa dilakukan oleh beberapa bagian. Misalkan,  Bagian Pengadaan akan melengkapi bagian data purchasing dan untuk data banknya pada accounting view dilengkapi oleh bagian keuangan, sedangkan untuk maintan service data di dalam system akan dicentral ke divisi SCM. Tujuan pembuatan vendor master adalah agar data transaksi atas suatu mitra kerja dapat memenuhi kebutuhan semua pihak. Kebenaran dan kelengkapan data yang dimasukkan dalam vendor master akan menjamin kebenaran data transaksi / kalkulasi serta kecepatan proses atas suatu transaksi.

3.1 VENDOR ACCOUNT GROUP

Vendor account group adalah pengelompokan mitra kerja yang mempunyai kesamaan dalam hal jenis usaha. Vendor account group dapat digunakan untuk membatasi atau parameter dan untuk mencari vendor master record secara sistematis melalui match code. Penomoran number ranges bisa di berikan berdasarkan pembagian vendor account group.

3.2 VENDOR CLASSIFICATION

Vendor classification di vendor master digunakan untuk mengkasifikasikan vendor sesuai kebutuhan bisnis, misalnya untuk pelaporan atau tujuan audit.

3.3 VENDOR EVALUATION

Setiap vendor harus dinilai dan dievaluasi kinerjanya dalam memasok barang dan jasa ke perusahaan. Bila kinerja vendor dinilai baik, pembelian barang/jasa dapat dilanjutkan, namun bila kurang/tidak baik, perusahaan harus menentukan sikap, apakah masih tetap akan membeli barang/jasa dari pemasok itu atau tidak (pemblokiran). Penilaian (evaluasi) pemasok dilakukan berdasarkan kriteria kuantitatif tertentu, seperti: ketepatwaktuan pengiriman barang, kualitas barang yang dikirimkan, dan sebagainya.
Dalam Evaluasi vendor dapat di analisa berdasarkan beberapa kriteria yang didalamnya terdapat kriteria sesuai dengan standar penilaian perusahaan. Secara SAP dapat kriteria penilaian ada yang dapat dihitung secara otomatis ataupun manual.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s