WARRANTY

Warranty pada PM Module adalah sebagai salah satu bagian dari master data Equipment. Jika feature Warranty diaktifkan, maka jika Equipment ini masih memiliki garansi dari vendor, maupun garansi yang kita berikan kepada customer, maka system akan memunculkan pop up informasi bahwa equipment masih dalam jangka garansi, ketika dilaporkan kerusakan melalui notif, maupun ketika akan di buat order nya.

Sehingga, jika suatu equipment masih dalam jangka waktu garansi / warranty, maka equipment tersebut tidak perlu dilakukan perbaikan secara internal, karena dapat di claim perbaikannya (biasanya gratis jasa perbaikan maupun sparepart nya).


Dilihat dari sisi category nya, maka bisa dibedakan menjadi 2 :

I (Inbound) – Warrantee (Vendor / manufacturer / kita yang dapet garansi)

O (Outbound) – Guarantor (customer / kita yang kasih garansi)



Dilihat dari sisi type nya (sub divisi dari warranty category), maka ada beberapa jenis :

 

I – Inbound

  • Warranty type “V” = vendor warranty
  • Warranty type “M” = manufacturer warranty

O – Outbond

  • Warranty type “C” = customer warranty
  • Warranty type “W” = wholesale warranty

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s