Bill of Material

BOM adalah daftar lengkap dari komponen yang membentuk suatu technical object atau assembly. BOM akan berisi material number beserta jumlahnya. Komponen BOM bisa memiliki berupa material / part atau assemblies. Dalam modul PM, BOM dibagi menjadi 3, antara lain:

  1. Equipment BOM: suatu komponen penyusun berupa material / part yang hanya dimiliki oleh suatu equipment tertentu.
  2. Functional Location BOM: suatu komponen penyusun berupa material/part yang hanya dimiliki oleh suatu functional location tertentu.
  3. Material BOM: suatu komponen penyusun berupa material/part yang bisa digunakan untuk beberapa equipment yang mempunyai struktur komponen (construction type) yang sama.

Keuntungan dengan adanya BOM adalah memudahkan pencarian suku cadang atau komponen dari suatu equipment tertentu, serta memungkinkan terjadinya pertukaran suku cadang antar equipment.

SAP Menu Path :

SAP Menu → Logistics → Plant Maintenance → Management of Technical Objects → Bill of Material


Maintenance BOM utamanya digunakan untuk tujuan berikut:

  • Structure description

Sebuah maintenance BOM menggambarkan struktur dari obyek teknis atau material. Maintenance BOM dapat menentukan persis di mana kegiatan pemeliharaan yang harus dilakukan pada objek teknis.

  • Assignment of spare parts

Sebuah maintenance BOM digunakan dalam Plant Maintenance untuk menetapkan suku cadang untuk objek teknis atau material. Hal ini ditunjukkan pada gambar di bawah

bom


Manfaat

  • Materials planning (Ketika menggunakan maintenance task lists)

Maintenance BOM dapat digunakan pada saat perencanaan maintenance task list. BOM yang digunakan bisa equipment BOM ataupun menggunakan assembly.

  • Materials/spares planning (Ketika menggunakan maintenance orders)

Maintenance BOM dapat digunakan pada saat perencanaan maintenance order. BOM yang digunakan bisa equipment BOM ataupun menggunakan assembly.

  • Locating malfunctions (Ketika menggunakan maintenance notifications)

Maintenance BOM dapat digunakan pada saat ingin melaporkan kerusakan/malfunction pada object dengan menggunakan notifikasi. Dengan mudah, user dapat memilih bagian mana yang ingin dilaporkan adanya malfunction, sehingga pelaporan kerusakan akan lebih spesifik pada bagian kerusakannya. BOM yang digunakan bisa equipment BOM ataupun menggunakan assembly.


Features

Multi level pada BOM dapat di buat sebanyak mungkin yang dibutuhkan.

  • Level 0 represent technical object / equipment
  • Level 1 dan selanjutnya represent component penyusun dari sebuah technical object, bisa terdiri dari component individu sparepart maupun assembly

bom 2

 


Categories of BOM

  • Simple BOM

Bill of Material yang di buat untuk technical object yang memiliki struktur yang simple yaitu simple BOM.

  • Variant BOM

Variant BOMs memiliki struktur yang lebih kompleks. BOM ini digunakan untuk grouping bebrapa BOM untuk menjelaskan perbedaan dari object yang memiliki high proportion dari part yang sejenis.

  • Multiple BOM

Multiple BOMs adalah BOM yang memiliki stuktur paling complex structure. BOM ini juga merupakan grouping dari beberapa BOM untuk mendeskripsikan 1 object, yang memiliki kombinasi material yang berbedadan di gunakan dalam metode produksi yang berbeda juga. Multiple BOMs biasanya digunakan dalam production planning (PP Module) dan sedikit bahkan tidak digunakan pada plant maintenance (PM module).

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s